Minggu, 08 Mei 2022

PENDIDIKAN MERATA SEBAGAI TONGGAK TERWUJUDNYA MERDEKA BELAJAR

Eva Nur Diana, Gresik

Sumber daya manusia merupakan aset utama dalam membangun suatu bangsa. Ketersediaan sumber daya alam (natural resources) yang melimpah dan adanya sumber daya modal serta teknologi yang semakin canggih, tidak akan memiliki kontribusi yang bernilai tambah, tanpa didukung dengan adanya sumber daya manusia (human resources) yang berkualitas. Dengan demikian, peningkatan kualitas suatu bangsa sesungguhnya bergantung pada kualitas sumber daya manusianya, dan sapat dicapai dengan peningkatan kualitas suatu bangsa. Pendidikan merupakan upaya yang digunakan oleh seseorang dalam meraih sesuatu, pendidikan sendiri berperan besar dalam proses kemajuan peradaban yang terjadi di dunia ini sepanjang sejarah. Pendidikan merupakan perwujudan sadar dan terencana untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang ada dalam diri seseorang untuk memiliki keterampilan dan kecerdasan yang diperlukan dalam bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara.

 

Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dinyatakan tujuan Negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk itu setiap warga Negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai minat dan bakat yang dimiliki tanpa memandang status sosial, ras, etnis, agama, dan gender. Pemerataan kesempatan dan pencapaian mutu pendidikan akan membuat warga Negara Indonesia memiliki ketrampilan hidup (life skill) sehingga memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengatasi masalah diri dan lingkungannya, mendorong tegaknya masyarakat madani dan modern yang dijiwai nilai-nilai Pancasila.

 

Pada awal mula berkembangnya peradaban di dunia banyak terjadi transisi dan perubahan-perubahan cara dalam proses terwujudnya peradaban. Ada peradaban yang tercipta dari jalur kekerasan seperti perang, adu kekuatan, hingga invasi militer yang dilakukan satu pihak ke pihan lainnya. proses dengan cara ini berjalan alot dan tidak menghasilkan peradaban yang baik. Berbeda halnya dengan peradaban yang lahir dengan proses yang lekat dengan pendidikan di dalamnya. Pendidikan merupakan aspek penting bagi perkembangan sumber daya manusia, sebab pendidikan merupakan ikhtiar atau media yang dapat digunakan untuk melepas manusia dari belenggu kebodohan, keterbelakangan, hingga kemiskinan. Di era globalisasi seperti saat ini, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia bergantung pada kualitas pendidikan. Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, damai, terbuka, dan demokratis.

 

Perluasan akses dan pemerataan mutu pendidikan merupakan hal yang penting dilakukan dalam pelayanan pendidikan di Indonesia. Mengingat, Indonesia merupakan negara kepulauan luas dengan kondisi geografis, penduduk, pendapatan, hingga pembangunan yang bervariasi termasuk pada pembangunan pendidikannya. Variasi tersebut harus untuk difasilitasi dengan segera agar dapat terjadi peningkatan sekaligus pemerataan mutu pendidikan dii Indonesia. Sokongan subsidi tenaga ahli dan fasilitas pendidikan dapat menjadi salah satu solusi, namun relatif sulit untuk diimplementasikan. Adapun solusi yang berpeluang lebih tinggi untuk diimplementasikan yaitu dengan penyediaan media pembelajaran yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi mengenai pendidikan yang dapat menembus perbedaan zona ruang dan waktu.

 

Semua negara di dunia tak terkecuali Indonesia menyadari akan pentingnya pendidikan yang mana bertujuan untuk memberi petunjuk bagi keberlangsungan hidup suatu bangsa. Titik fokus utama dalam meningkatkan pendidikan, yaitu dengan adanya pemerataan, peningkatan mutu, relevansi, dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Peningkatan yang dilakukan harusnya dilakukan secara menyeluruh, tidak satu persatu, sehingga aspek lain terabaikan. Namun saat ini, mutu pendidikan dan pemerataan pendidikan di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain.

 

            Pemerataan pendidikan adalah suatu proses, cara dan perbuatan melakukan pemerataan terhadap pelaksanaan pendidikan, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan pelaksanaan pendidikan. Hal ini dimaksudkan agar setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Kesempatan memperoleh pendidikan tersebut tidak dapat dibedakan menurut jenis kelamin, status sosial, agama. Dasar Pemerataan Pendidikan di Indonesia dapat dilihat pada Peraturan Pemerintah No. 47/2008 tentang Wajib Belajar 9 Tahun, Pasal 9 Ayat (1) menyatakan bahwa "Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya program wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya."

 

Pemerataan yang dimaksud di sini ialah mencakup dua aspek penting yaitu persamaan kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan keadilan dalam memperoleh pendidikan yang sama dalam masyarakat. Pendidikan harus mampu menjadi wadah bagi pembangunan bangsa dan membentuk manusia berkulitas. Karena itu, pemerintah berkewajiban untuk memenuhi hak setiap warga negara dalam memperoleh layanan pendidikan guna meningkatkan kualitas hidup bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945, yang mewajibkan pemerintah bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan kesejahteraan umum. Selaras harapan perwujudan tercapainya pemerataan mutu pendidikan Indonesia, maka yang harus menjadi perhatian pemerintah antara lain :

1.     Menambah kuota tenaga pendidik yang tersertifikasi serta mengajar sesuai keahlian yang dimiliki.

2.     Memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar seperti penambahan ruang/kuota belajar, mengupdate bahan ajar/buku pelajaran yang terbaru dan layak pakai.

3.     Memperhatikan dan mengawasi pengelolaan biaya operasional pada setiap sekolah agar dilaksanakan berdasarkan standar prosedur yang telah ditetapkan.

 

Untuk melaksanakan pemerataan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat program merdeka belajar untuk meningkatkan kualitas berpikir siswa dan mahasiswa. Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan, Merdeka Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa dan mahasiswa bisa memilih pelajaran yang diminati. Hal ini dilakukan supaya para siswa dan mahasiswa bisa mengoptimalkan bakatnya dan bisa memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bagi bangsa. Kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia. Tujuan dari merdeka belajar, yakni menciptakan pendidikan yang menyenangkan bagi siswa dan guru karena selama ini pendidikan di Indonesia lebih menekankan pada aspek pengetahuan daripada aspek keterampilan. Merdeka belajar juga menekankan pada aspek pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.

 

Kebijakan Merdeka Belajar juga bertujuan untuk mewujudkan kualitas atau mutu pendidikan yang berkelanjutan. Seperti yang kita ketahui dengan Merdeka Belajar, peserta didik memiliki keleluasaan dalam belajar bukan hanya di dalam satu segmen karena menurut Nadiem Makarim, anak adalah multi kecerdasaan, setiap anak pasti mempunyai kecerdasan sesuai minat di bidangnya masing- masing, maka mereka di beri kebebasan dalam seni belajarnya dengan kecerdasan miliknya sendiri dan sesuai dengan potensinya, tidak boleh di atur dengan hanya satu kecerdasan saja, belajar juga dengan secara menyeluruh dan holistik, dan menciptakan suasana belajar menyenangkan dari segi manaapun, dan peserta didik sebagai pusat learning, dan sebagi subjek belajar dan dimensi utama, dan guru menyesuaikan tujuannya capaian belajar peserta didik dan menyiapkan konsep yang cocok dan relevan dengan tujuan yang ingin dicapai,dengan merdeka belajar tidak menyiksa pihak Pendidik, peserta didik dan orang Tua.

 

Kemndikbud juga mengungkap bahwa Program Merdeka Belajar akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diadakannya Program Merdeka Belajar diharapkan menjadi awal dari gagasan untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional yang terkesan konstan. Semoga Merdeka Belajar menjadi salah satu program yang bisa menciptakan suasana belajar di sekolah yang menyenangkan bagi peserta didik maupun para pengajar.

 

#KampusMerdeka #KampusMengajar

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mendekonstruksi Pajak: Membangun Model Baru untuk Stabilitas Ekonomi yang Adil dan Berkelanjutan

Penulis: Eva Nur Diana   Pajak merupakan salah satu instrumen kebijakan ekonomi yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keuangan ...